Kamis, 30 April 2009

Flu babi

Flu babi adalah kasus-kasus influensa yang disebabkan oleh virus Orthomyxoviridae yang endemik pada populasi babi. Galur virus flu babi yang telah diisolasi sampai saat ini telah digolongkan sebagai Influenzavirus C atau subtipe genus Influenzavirus A[1]

Babi dapat menampung virus flu yang berasal dari manusia maupun burung, memungkinkan virus tersebut bertukar gen dan menciptakan galur pandemik.

Flu babi menginfeksi manusia tiap tahun dan biasanya ditemukan pada orang-orang yang bersentuhan dengan babi, meskipun ditemukan juga kasus-kasus penularan dari manusia ke manusia.[2] Gejala virus termasuk demam, disorientasi, kekakuan pada sendi, muntah-muntah, dan kehilangan kesadaran yang berakhir pada kematian[3] Flu babi diketahui disebabkan oleh virus influenza A subtipe H1N1[4] H1N2,[4] H3N1,[5] H3N2,[4] and H2N3.[6]

Di Amerika Serikat, hanya subtipe H1N1 lazim ditemukan di populasi babi sebelum tahun 1998. Namun sejak akhir Agusuts 1998, subtipe H3N2 telah diisolasi juga dari babi. (Wikipedia Indonesia)

Minggu, 19 April 2009

BANGUN LEBIH PAGI MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP

Tidur lebih awal dan bangun pagi-pagi membuat seseorang sehat, makmur, dan bijak” - Ben Franklin

Dalam dua bulan ini, kegiatan di internet membuat ritme hidup saya kacau. Belakangan saya hidup bagaikan burung hantu. Koneksi internet yang lelet di siang hari membuat saya menyukai browsing dan update artikel di malam hari. Saya tidur setelah jam 12 malam dan bangun lebih siang. Saat bangun badan saya masih terasa lelah akibat begadang di malam hari. Bagi saya, hal ini adalah sebuah kemunduran yang sangat berarti.

Bagi anda yang terbiasa dengan ritme tidur larut malam, dan anda bisa terbiasa dengan hal itu, maka kegiatan ini OK-OK saja. Apalagi bila anda tidak harus pergi bekerja atau melakukan aktifitas tertentu di pagi hari. Ada teman yang terbiasa tidur 4-5 jam sehari, dan tetap sehat. Dalam kasus ini, tidur larut malam menjadi bukan suatu masalah. Tetapi bagi saya yang terbiasa tidur 7 jam sehari, kebiasaan tidur larut malam membuat kwalitas hidup saya menurun drastis.

Pikiran saya kembali membayangkan betapa bangun pagi hari membuat hidup menjadi lebih indah. Untuk memperkuat tekad mendisiplinkan diri, di sini saya merinci keuntungan yang saya dapat jika saya kembali pada rutinitas pagi hari seperti dulu.

Suasana pagi hari lebih tenang, tidak ada keributan, tidak banyak suara mobil, tidak ada televisi, tidak ada anak rewel. Dalam suasana seperti ini, kegembiraan muncul dalam hati kita. Kita bisa menikmati dinginnya pagi hari. Suasana matahari terbit sangatlah indah. Merasakan terbitnya matahari yang membuat dunia kita perlahan-lahan semakin terang.

Bangun pagi membuat kita tidak terburu-buru oleh waktu. Kita tidak terburu-buru membuka toko atau mengantar anak sekolah. Memulai hari dengan suasana tenang dan gembira membuat kehidupan kita pada satu hari itu menjadi lebih baik. Memulai kehidupan pada pagi hari dengan suasana terburu-buru, apalagi dengan rasa jengkel dan marah, sungguh sesuatu yang berbeda.

Kita lebih mensyukuri hidup ini, karena kita bisa memulai kembali hidup pada hari ini dengan kondisi batin yang lebih baik. Pagi hari adalah saat yang tepat untuk menyatakan rasa syukur kita akan kehidupan yang kita jalani. Ini membuat diri kita lebih menghargai hidup.

Anda punya waktu untuk sarapan dengan lebih baik. Sarapan adalah makanan yang paling berguna dibanding makan siang dan makan malam. Di samping itu, makan pagi dengan tenang terasa lebih nikmat daripada makan siang di tengah kesibukan pekerjaan.

Dengan bangun pagi, saya punya waktu lebih untuk bermeditasi. Meditasi di pagi hari sangat bermanfaat karena fisik kita segar, tidak lelah. Pikiran dan emosi pun belum terganggu dengan berbagai aktifitas. Meditasi di pagi membuat hidup kita menjadi Luar Biasa.

Bangun pagi membuat badan lebih segar dan produktifitas kita menjadi lebih baik. Ketenangan pagi hari membuat kita bisa merencanakan kegiatan hari itu dengan lebih baik. Persiapan pun bisa dilakukan lebih matang. Anda bisa pergi kerja lebih pagi sehingga terhindar dari kemacetan, sehingga lebih hemat bahan bakar. Bahkan anda punya waktu untuk berjalan kaki atau bersepeda menuju tempat kerja jika jaraknya tidak terlalu jauh.

Berdasarkan sebuah riset ternyata Penyebab utama kerusakan hati adalah tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang. Sebab jadwal kerja tubuh manusia adalah:

Ø Malam hari pk 21.00 – 23.00 : adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun( de-toxin) dibagian system antibody (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negative untuk kesehatan.

Ø Malam hari pk 23.00 – dini hari 01.00 : saat proses de-toxin dibagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.

Ø Dini hari 01.00 - 03.00 : proses de-toxin dibagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur pulas.

Ø Dini hari 03.00 – 05.00: de-toxin dibagian paru-paru, sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selam durasi waktu ini.

Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernapasan, maka tidak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.

Ø Pagi pk 05.00 – 07.00 : de-toxin di bagian usus besar, harus buang air besar.

Ø Pagi pk 07.00 – 09.00 : waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 06.30. Makan pagi sebelum pk 07.30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap mengubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali.

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat yang tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah.

Tidur lebih awal dan bangun lebih pagi membuat kwalitas hidup Anda menjadi Luar Biasa !

(ROBBY CANDRA)

Sabtu, 11 April 2009

Aglaonema, Tanaman Hias Bernilai Tinggi dan Pembawa Rejeki

Bagi sebagian orang memelihara tanaman bisa memberi kedamaian dan kepuasan tersendiri. Soal harga bahkan jadi urusan belakangan. Tak heran bermunculan tanaman hias bernilai ratusan juta rupiah. Salah satunya adalah aglaonema yang satu helai daunnya bisa bernilai Rp 20 juta atau dengan kata lain satu pot bunga ini harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Aglaonema disebut juga Sri Rejeki atau Chinese Evergreen merupakan tanaman dari family Araceae. Genus Aglaonema terdiri dari sekitar 30 spesies. Habitat asli tanaman ini adalah di bawah hutan hujan tropis, tumbuh baik pada areal dengan intensitas penyinaran rendah dan kelembaban tinggi. Kini berbagai macam aglaonema hybrida telah dikembangkan, memiliki penampilan tanaman yang sangat menarik. Hybrida dari bermacam warna, bentuk, ukuran daun sehingga jauh berbeda dari spesies alami.


Aglaonema atau sri rezeki merupakan tanaman hias populer dari suku talas-talasan. Kini berbagai macam aglaonema hibrida telah dikembangkan secara silang.

Sifat dari tanaman aglaonema beragam, ada yang dapat terkena sinar matahari dan ada juga yang harus ternaungi, sebagian aglaonema dapat hidup di tempat lembab dan sebagian lagi di tempat sedikit kering, tanaman aglaonema tergolong bandel, mudah dirawat dan cocok dijadikan

tanaman indoor, apalagi aglaonema terkenal dengan motif daunnya yang indah. Syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan pertumbuhan aglaonema yang optimal adalah lokasi, cahaya, kelembaban dan suhu.

Lokasi yang ideal untuk merawat aglaonema adalah daerah yang berketinggian 300 - 400 m diatas permukaan laut,namun tidak menutup kemungkinan juga dapat tumbuh baik di dataran rendah, sesuai habitatnya aglaonema menyukai lokasi yang teduh dengan pencahayaan terbatas, intensitas

sinar matahari berkisar antara 10 - 30%, kelembaban yang cocok untuk merawat aglaonema adalah 50 – 70%, di kisaran itu tanaman tumbuh baik, lebih dari 75% dapat menyebabkan tumbuhnya cendawan pada media tanam, selain itu juga suhu menunjang pertumbuhan, lokasi sebaiknya bersuhu 28 - 30 C pada siang hari dan 20 - 22 C malam hari dan dibantu juga dengan sirkulasi udara yang baik.

Aglaonema termasuk tanaman yang butuh air dalam

jumlah cukup, jadi penyiraman hal penting yang mesti diperhatikan agar aglaonema tumbuh baik, tapi tidak sampai menggenangi medianya, frekuensi dan dosis penyiraman perlu diatur sesuai dengan kondisi media dan lingkungan setempat.

Untuk menunjang pertumbuhan tanaman aglaonema kebutuhan nutrisi sangat penting, beragam merek pupuk majemuk/anorganik mudah diperoleh, bahkan saat ini sudah banyak beredar pupuk khusus aglaonema. Sebelum memilih, cermati dulu komposisi nutrisi dan penggunaanya, barulah cara dan dosis pemberiannya, pemberian pupuk dengan dosis rendah, tetapi sering diberikan akan menghasilkan tanaman kualitas baik dibanding dengan pemberian sesekali dengan dosis tinggi.


Aglaonema bisa diperbanyak melalui 2 cara, yaitu generatif (kawin) dilakukan dengan cara menanam biji sedangkan vegetatif (tidak kawin) dilakukan melalui stek, pemisahan anakan, cangkok, dan kultur jaringan.





adsense - Google News